" HIDUPLAH DALAM PERDAMAIAN DENGAN SEMUA ORANG "

Senin, 30 Juni 2008

Kemurahan Tuhan

Seorang tetangga saya anaknya mendadak pendarahan parah, terjatuh duduk karena penglihatan tiba-tiba menjadi gelap kemungkinan besar anemia parah yang tidak disadari sejak lama. Setelah pingsan sesaat tahu-tahu siuman sekelilingnya sudah penuh dengan darah kental berbau busuk ntah dari mana keluarnya juga tidak terasa.

Segera dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama. Dua minggu di rumah sakit tak ada kemajuan berarti dan hasil pemeriksaanpun berjalan di tempat, katanya demam berdarah parah.Berdasarkan apa dokter berkesimpulan begitu sayapun tidak berani bertanya ketika orangtuanya bercerita.

Hari-hari selanjutnya si anak seperti drakula setiap di transfusi darah, HB nya akan kembali pada
titik terendah .Sehingga demikian berlangsung sampai beberapa saat.

Akhirnya oleh orangtuanya di pindah ke rumah sakit yang lebih baik di Surabaya, ketika kondisi agak membaik. Setelah melalui pemeriksaan yang cukup lama, sekitar dua minggu di simpulkan
oleh dokter bahwa sumsum tulang belakangnya tidak berfungsi dengan baik. Walaupun orangtuanya tidak mau berterus terang saya merasa ini gejala atau menuju leukimia. Tanda-tandanya persis seperti yang saya baca di buku, tapi saya tidak berani mengatakannya karena kawatir tersinggung.

Dalam keadaan seperti itu wajar bila tiap orang akan takut menghadapi kenyataan tapi seharusnya kita harus belajar memberanikan diri menghadapinya. Tetangga saya tidak berani bertanya apa-apa pada dokter, keinginannya cuma anaknya dapat di sembuhkan.

Kadang terasa aneh karena anak tersebut sebelumnya sangat aktif ikut organisasi di sekolahnya, seorang puteri usia 16 tahun. Tidak pernah sakit macam-macam, bahkan mengeluh pusingpun tidak pernah. Sekarang ambruk dan terlihat sangat parah. Mungkin juga karena kurang asupan makanan karena dengan kegiatan yang seabrek anak tersebut makannya sangat sedikit dan tidak teratur.

Disinilah kemurahan Tuhan terbukti, dengan segala upaya dokter yang terlihat lambat, anak tsb dapat di sembuhkan dengan pengobatan alternatif.

Saya mengambil hikmah yang banyak sekali dari kejadian tsb, bahwa kita sebagai manusia sering tidak menyadari bahwa berkat kemurahan Tuhanlah setiap hari hidup kita berjalan lancar. Seharusnya kita selalu ingat yang di atas, tapi sebaliknya kita lebih banyak lupanya ketika everything is okay.

Tidak kali ini saja, tapi banyak kali kejadian-kejadian yang menunjukkan kebesaran Tuhan. Berjalanlah beriring dengan Tuhan maka semuanya akan dibukakan jalan bagi kita. Amin.

Tidak ada komentar: